Langsung ke konten utama

Unggulan

Napak Tilas waktu

MENERIMA manuskrip puisi Imung Mulyanto, seakan tak sabar saya segera membacanya. Sebagai seorang jurnalis tulen, Imu­ng Mulyanto adalah sang terampil pengolah seluk beluk frasa dan kata. Tentu saja uraian kalimatnya bakal purna tersaji dalam barisan puisi. Malang melintangnya dalam berbagai peristiwa, perjalanannya ke berbagai arah membuat puisinya kaya de­ngan nilai. Meski jiwa jurnalisnya telah mengakar, tapi da­ging kemanusiannya tak dapat dibendung untuk turut memberi simpati dan empati. Dengan puisilah hal tersebut dapat ditam­pung, jiwa-jiwa manusia terdalam. Simak puisi ini; Mengapa di Santerra De Laponte tak ada kemarau? / Padahal di rumahku panas dan gersang,/tak bertumbuh bunga cinta setangkai pun! Bukankah kemarau pe­ristiwa alam yang biasa dan wajar? Apa hubunganya dengan rumah dan tumbuh bunga cinta? Bagi saya itu ruang penyair.  Pada bagian 1, Imung Mulyanto seakan menyambangi berbagai peristiwa alam, flora fauna seolah membisik pelan pesan-pesan, dan si penyair me...

Pulang Kampung


Hari sudah pagi
Namun sudah tak sedingin legit-legit masa kecil
Bertelanjang berlari disamping jungkat-jungkit sumur
Berderik menari bersama kabut

Masih pukul enam
Jendela pun sudah terbuka
Ayam juga membuka mata
Kusilangkan kakiku bersendekap
Di batur pinggir jalan
Menanti yuk Nah mengayuh jengkinya buru-buru
Dengan bajunya yang kuyu-kuyu
Minyak wanginya kembang tujuh

Masih juga hijau sawah itu
Meskipun tak seluas dulu
ketela pohon diselanya selalu kubawa ke barong-barong dulu
Dibakar dengan daun bambu
Asapnya berkepul menyantapnya buru-buru

Rumah Si Mbah berganti rupa
bergaya ala eropa
tak ada gabah yang menghias ruang tamunya
Dan rumah tetangga berjubel menyisa pantatnya
Rumahku sudah tak berlumut abu-abu
Warnanya abg orange oke

Namun Si Mbah tampak semakin tua
Pipinya bergelayut manja
seperti lelah dengan hidupnya

Adik-adikku mulai berubah tingkah
Emil anak bule’ku berlari-lari sembunyi dibalik si Mbah
Takut melihat aku
Mungkin tak pernah bertemu

(Malang, 27/07/04)

Komentar

Postingan Populer