Langsung ke konten utama

Unggulan

Napak Tilas waktu

MENERIMA manuskrip puisi Imung Mulyanto, seakan tak sabar saya segera membacanya. Sebagai seorang jurnalis tulen, Imu­ng Mulyanto adalah sang terampil pengolah seluk beluk frasa dan kata. Tentu saja uraian kalimatnya bakal purna tersaji dalam barisan puisi. Malang melintangnya dalam berbagai peristiwa, perjalanannya ke berbagai arah membuat puisinya kaya de­ngan nilai. Meski jiwa jurnalisnya telah mengakar, tapi da­ging kemanusiannya tak dapat dibendung untuk turut memberi simpati dan empati. Dengan puisilah hal tersebut dapat ditam­pung, jiwa-jiwa manusia terdalam. Simak puisi ini; Mengapa di Santerra De Laponte tak ada kemarau? / Padahal di rumahku panas dan gersang,/tak bertumbuh bunga cinta setangkai pun! Bukankah kemarau pe­ristiwa alam yang biasa dan wajar? Apa hubunganya dengan rumah dan tumbuh bunga cinta? Bagi saya itu ruang penyair.  Pada bagian 1, Imung Mulyanto seakan menyambangi berbagai peristiwa alam, flora fauna seolah membisik pelan pesan-pesan, dan si penyair me...

Buku Bermain-Main Dengan kebenaran

 photo bukuheru_zpsb62a9a8d.jpg
 photo _MG_0525copy_zps1dba3dbb.jpg
 photo _MG_0524--copy_zpsec5493a6.jpg
BUKU tampak rapi dan manis dalam ukuran mungil. Sangat leluasa dibawa tangan karena ukuranya  hampir sebesar komik, sekitar 12 x 19 cm dengan jumlah halaman xii + 122 halaman. Saya selalu senang untuk mengerjakan buku indi semacam ini yang memberi kebebasan saya untuk menginterpretasikan isi dalam sebuah bentuk perwajahan buku yang memikat tanpa pertimbangan pasar. Saya bebas mengeksplorasi sampai ketitik paling ngawur sekalipun, meski tetap bersandar pada rasa estetika yang saya gandrungi. Saya selalu mempertimbangkan keseimbangan peletakan elemen. 
Sampul buku ini pada dasarnya tidak menceritakan apa-apa kecuali menuruti mabuk visual purba saya. Meminjam teknik menulis puisi, mabuk kata-kata. Saya tambahkan elemen-elemen liar begitu saja, seperti coretan-coretan yang tidak mengacu pada pengertian, sapuan kuas, cipratan tinta, tiba-tiba ada kuda merumput? Ada arsiran gambar dari teman saya Andi Surya Nusa sebagai dasar. Saya suka meletakkan elemen-elemen itu begitu saja. Kadang-kadang saya terkejut oleh 'kebetulan-kebetulan' yang terjadi.
Apa hubungannya dengan buku filsafat ini?entah. Barangkali hubungan itu adalah ada usaha dari saya untuk memunculkan misteri pada visualnya yang membuat orang bertanya. Hal tersebut sangat terlihat pada ilustrasi dalam buku ini. Gambar dari ilustrator saya potong-potong seenaknya, kemudian saya tambahkan coretan dan terkadang luberan tinta. Meski begitu saya senang melihat hasilnya. Pemilik buku juga tampak bahagia melihatnya :D
______________________
BERMAIN-MAIN DENGAN KEBENARAN
Menuju Tafsir Kritis Filosofis

Karya HERU SUSANTO

Diterbitkan oleh SARBIKITA Publishing, Agustus 2012
Perum Sidokare Asri AV-17 Sumokali, Candi-Sidoarjo
email : sarbikita@gmail.com
grup facebook : sarbikita@groups.facebook.com
blog : www.sarbikita.blogspot.com

Editor : Arfan Fathoni
Penata Artistik : Ferdi Afrar
Ilustrasi : Andi Surya Nusa
Tata Letak: Motogeni Studio

Hak Cipta dilindungi oleh undang-undang
Dilarang mengutip atau memperbanyak sebagian
atau seluruh isi buku ini tanpa izin tertulis dari Penerbit

Perpustakaan Nasional: Katalog Dalam Terbitan (KDT)
Bermain-main Dengan Kebenaran: Menuju Tafsir Kritis Filosofis
Sidoarjo: SARBIKITA Publishing, 2012
xii + 122 hlm.; 12 cm x 19 cm
ISBN: 978 -602-99880-2-4

Untuk pemesanan buku bisa klik ini (Pesan)


Komentar

Postingan Populer