Langsung ke konten utama

Unggulan

Napak Tilas waktu

MENERIMA manuskrip puisi Imung Mulyanto, seakan tak sabar saya segera membacanya. Sebagai seorang jurnalis tulen, Imu­ng Mulyanto adalah sang terampil pengolah seluk beluk frasa dan kata. Tentu saja uraian kalimatnya bakal purna tersaji dalam barisan puisi. Malang melintangnya dalam berbagai peristiwa, perjalanannya ke berbagai arah membuat puisinya kaya de­ngan nilai. Meski jiwa jurnalisnya telah mengakar, tapi da­ging kemanusiannya tak dapat dibendung untuk turut memberi simpati dan empati. Dengan puisilah hal tersebut dapat ditam­pung, jiwa-jiwa manusia terdalam. Simak puisi ini; Mengapa di Santerra De Laponte tak ada kemarau? / Padahal di rumahku panas dan gersang,/tak bertumbuh bunga cinta setangkai pun! Bukankah kemarau pe­ristiwa alam yang biasa dan wajar? Apa hubunganya dengan rumah dan tumbuh bunga cinta? Bagi saya itu ruang penyair.  Pada bagian 1, Imung Mulyanto seakan menyambangi berbagai peristiwa alam, flora fauna seolah membisik pelan pesan-pesan, dan si penyair me...

Exploration Logo 50/51 Clothing Inc 101% Real

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Explain:
This,first time I found a bad client. They don't understand what they want themselves.So I tried hard understand by making a variety of variations to translate according brief they provided. I got to point of frustration, and think "what my design bad taste or those who do not have a taste ". Unfortunately, this partnership ended uncomfortable. They just go, when my work has been completed and I send it. Suddenly they can not be contacted, pretending not to know and have no commitment pay my work.

But from the results of some work I loved it. as I have a display here.
Ok,this as a process learning business in the Internet world, across geographical barriers, traffic between countries with ease. I keep stepping to continue :)

Years 2010

Komentar

Postingan Populer